PowerPoint Presentation

Published on
Scene 1 (0s)

Nama : Najwa Shakina NIM : 2101110867

Budaya dan kekhasan Melayu Riau

Scene 2 (50s)

Pakaian Melayu

Baju Kurung Baju kurung biasanya dikenakan kaum perempuan segala usia . Bentuk bajunya berlengan panjang , dengan panjang sedikit di atas lutut . Untuk baju kurung yang dikenakan sehari-hari di rumah panjangnya sepinggang , ataupun sedikit di bawah pinggang . Model bajunya longgar dan tidak boleh ketat atau memperlihatkan lekuk-lekuk tubuh si pemakai . Bahan kainnya bervariasi dengan motif polos dan bunga-bunga . Dalam membuatnya tidak diperbolehkan menggunakan kain tipis dan tembus pandang . Warna baju kurung pun bermacam-macam . Bagi orang tua biasanya mengenakan baju kurung dengan warna tidak mencolok . Sementara , atribut pelengkapnya berupa selendang atau kain tudung yang dipakai pada bahu dan untuk menutupi kepala .

pakaian adat riau

Scene 3 (2m 17s)

Pakaian Melayu

2. Baju Kebaya Labuh Baju kebaya labuh yang juga  disebut kebaya panjang atau belah labuh , memiliki panjang tiga jari di bawah lutut atau sampai betis.Bentuk busana tidak terlalu longgar dan tidak terlalu sempit . Panjang lengan kebaya labuh berkisar dua jari dari pergelangan tangan , sehingga bisa memperlihatkan gelang yang dipakai . Sementara lebar lengannya berkisar tiga jari dari permukaan lengan tangan . Pada bagian muka baju dilengkapi empat sampai lima kancing.Sama halnya dengan baju kurung , baju kebaya labuh dikenakan bersama dengan selendang atau kain tudung. Sebagai paduan , dikenakan sarung batik, kain pelekat dan kain lejo yang disesuaikan dengan warna baju kebaya labuh .

Scene 4 (3m 41s)

Pakaian Melayu

3. Baju Teluk Belanga Pakaian adat Riau untuk laki-laki disebut baju teluk belanga . Modelnya berkerah dan berkancing dengan memakai kancing tep , kancing emas atau kancing permata . Lengan bajunya lebar , agak longgar dengan panjang agak menutup pergelangan tangan.Umumnya busana teluk belanga dibuat setelan dengan celana , dan terbuat dari katun atau bahan lain yang berwarna polos. Sebagai atribut , dikenakan kain samping berupa kain pelekat atau kain songket . Cara pasang kain samping ini bervariasi . Ada yang pemakaiannya seperti kain biasa , dipunjut ke samping , ataupun ditarik ke samping kiri pinggang , tergantung siapa pemakainya . Pria Melayu Riau memakai baju teluk belanga bersama dengan penutup kepala berupa songkok, ikat kepala , juga tanjak . Tanjak dibuat dari jenis kain yang sama dengan baju dan celana .

Scene 5 (5m 21s)

Pakaian Melayu

4. Baju Cekak Musang Bentuk pakaian adat Riau cekak musang mirip dengan busana teluk belanga . Model bajunya berkerah , tidak berkancing dan pada bagian leher berbelah ke bawah sepanjang kurang lebih 5 cm. Tujuannya agar memudahkan ketika dipakai atau dimasukkan dari atas melalui kepala . Terdapat 3 kantong pada bagian muka baju. Satu di bagian atas sebelah kiri dan dua buah kantong di bagian bawah . Umumnya , baju cekak musang hadir dengan setelan celana panjang sampai ke mata kaki. Set baju dan celana tidak bermotif atau polos, dengan variasi warna bermacam-macam tergantung selera si pemakai . Ketika dikenakan terutama dalam acara resmi , baju cekak musang dilengkapi dengan penutup kepala berupa kopiah berwarna hitam .

pakaian adat riau

Scene 6 (6m 52s)

Vidio Pakaian Melayu

Scene 7 (7m 15s)

Tarian Melayu

Tarian Melayu

Tari Zapin Matahari

Tari Zapin Matahari merupakan tarian tradisional dari masyarakat Melayu , dan mrupakan tarian yang berasal dari arab , tepatnya dari Yaman . Di daerah lain tarian seperti ini memiliki nama yang berbeda-beda . Tarian ini pada awalnya digunakan sebagai tarian hiburan di kalangan istana . Tari Zapin Matahari mengisahkan hubungan asmara antara seorang pria dan wanita . Setelah penantian panjang akhirnya mereka berdua bisa menikah . Tarian jenis ini disukai remaja , karena mengkisahkan tentang percintaan antara dua orang muda mudi pada zamannya . Awalanya Tari Zapin ini hanya dilakukan oleh pria . Tetapi wanita juga melakukannya sering perkembangan zaman. Baju yang dikenakan saat menari adalah baju kurung . Bagi pria biasanya ditambah dengan peci hitam dan juga baju kurung dan juga bros, pakaiannya mencerminkan budaya melayu .

Scene 8 (7m 51s)

Tarian Melayu

Tarian Melayu

2. Tarian Tandak Sedati Tarian Tandak Sedati merupakan tarian yang ditarikan oleh pria dan juga wanita . Tarian ini dilakukan untuk mempererat silaturahmi antara remaja pria dan wanita dalam satu kampung. Tandak Sedati merupakan tarian yang dilakukan pada malam hari dengan iringan musik tradisional.Saat ini tarian ini masih sering dibawakan untuk tetap dilestarikan dengan membawanya pada acara pagelaran seni atau hiburan . Tetapi tarian ini masih dilakukan juga pada upacara adat seperti perkawinan . Dahulunya Tandak Sedati merupakan tarian yang dijadikan tempat untuk mencari jodohTandak sedati biasanya ditarikan oleh delapan orang  pria dan wanita dengan berpasangan . Pakaian yang dikenakan adalah pakaian khas adat melayu , dan musiknya menggunakan alat musik tradisional dan juga rebana serta akordion . Syair yang digunakan dalam lagunya biasanya berisi syair atau pantun Melayu .

Scene 9 (8m 27s)

Tarian Melayu

Tarian Melayu

3. Tarian Persembahan atau Tarian Makan Sirih Tarian Persembahan atau Tari Makan Sirih merupakan tarian yang dilakukan dalam rangka   penyambutan tamu kehormatan . Tarian ini diakui oleh pemerintah melalui sebuah musyawarah pada tahun 1957 di Pekanbaru . Tari persembahan bermakna rasa terima kasih kepada tamu yang bersedia datang atau hadir . Gerakan pada tarian Makan Sirih ini cukup sederhana , lebih berfokus kepada kepada tangan dan kaki. Jumlah dari penarinya biasanya berjumlah ganjil yang semuanya adalah perempuan . Satu orang di antara mereka ada yang menari sambil membawa tempat sirih yang akan dipersembahkan kepada tamu . Tempat sirih itu akan diberikan kepada tamu yang paling dihormati baru akan diberikan kepada tamu yang lainnya . Tariannya diiringi musik yang berasal dari akordion , gendang, gambus , dan juga biola . Baju yang dikenakan pada tarian ini adalah pakaian adat yang berupa baju kurung telu baga dan juga songket .

Tarian Persembahan atau Tarian Makan Sirih

Scene 10 (9m 7s)

Tarian Melayu

Tarian Melayu

4. Tari Zapin Tari Zapin merupakan tari tradisional yang berasal dari rumpun Melayu yang berpadu dengan budaya arab . Nama tarian ini berbeda di setiap daerah , tetapi gerak dan langkah dari setiap tariannya sama . Perbedaanya hanya pada pakaian yang dikenakan oleh para menari pada saat tampil . Zafin sendiri berasal dari bahasa arab yang berarti gerak kaki yang senada dengan hentakan kaki. Zapin adalah tarian yang biasa ditarikan oleh kaum lelaki , tetapi kini kaum wanitapun bisa menarikannya . Syair pengiringnya   biasanya berisi nasehat , lirik-lirik yang mengandung unsur moral

Tari Zapin

Scene 11 (9m 35s)

Vidio Tarian Melayu