Kebijakan Pemerintah (Viskal & Moneter)

Published on
Scene 1 (0s)

1

Hasil gambar untuk LOGO UNPAM | Desain logo bisnis, Papan tulis kapur, Desain logo

Scene 3 (27s)

3

K E B I J A K A N

K ebijakan yang menitik beratkan pada pendapatan negara dari sektor pajak dan pengeluaran negara .

F I S K A L

Kebijakan ini berhubungan erat dengan makroekonomi karena pemerintah memiliki peluang untuk meningkatkan permintaan agregat melalui kebijakan ekonomi fiskal .

Scene 4 (47s)

Komponen Penyusunan Kebij a kan Fiskal

Pajak atau Pendapatan Negara : Pajak merupakan sumber pendapatan negara . Pajak juga merupakan sumber pembangunan dan bersifat memaksa serta tercantum dalam konstitusi .

4

Pengeluaran negara atau APBN : APBN terdiri dari pembangunan infrastruktur , pembangunan fasilitas umum , hingga biaya operasional pemerintah .

Scene 5 (1m 15s)

Anggaran Belanja Seimbang

0 1

Stabilitas Anggaran Otomatis

0 2

Pengelolaan Anggaran

0 3

Pembiayaan Fungsional

0 4

INSTRUMEN Kebijakan Fiskal

Scene 6 (1m 29s)

FUNGSI KEBIJAKAN FISKAL

adalah ketika anggaran negara menjadi pedoman untuk mencari pendapatan dan belanja untuk tahun yang bersangkutan . Fungsi Otoritas

01

merujuk ketika anggaran negara menjadi dasar bagi manajemen dalam merencanakan anggaran tahun yang bersangkutan . Fungsi Perencanaan

02

adalah ketika anggaran negara menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintahan negara sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan . Fungsi Pengawasaan

03

Fungsi kebijakan fiskal diatur dalam Undang-Undang No. 17 tahun 2003 pasal 3 ayat 4 tentang Keuangan Negara

Scene 7 (2m 21s)

4

5

6

FUNGSI ALOKASI Yaitu , ketika anggaran negara dialokasikan untuk tujuan mengurangi tingkat pengangguran dan pemborosan sumber daya , serta menambah efisiensi dan efektivitas perekonomian negara .

FUNGSI STABILISASI Yaitu , ketika anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian .

FUNGSI DISTRIBUSI Yaitu, ketika kebijakan negara membuat kebijakan anggaran dengan adil dan rasa kepatutan.

Scene 8 (2m 55s)

Mencapai kestabilan perekonomian nasional .

Memacu pertumbuhan ekonomi .

Mendorong laju investasi .

Mewujudkan keadilan sosial .

Sebagai wujud pemerataan dan pendistribusian pendapatan .

M embuka kesempatan kerja yang bagus.

Men gurangi pengangguran

Menjaga stabilitas harga barang dan jasa agar terhindar dari inflasi.

TUJUAN KEBIJAKAN FISKAL

Scene 9 (3m 37s)

CONTOH KEBIJAKAN FISKAL

9

Menaikan jumlah pajak dan jenis pajak .

1

Mewajibkan kepemilikan NPWP.

2

Melakukan penghematan pengeluaran negara.

3

Melakukan pinjaman negara, misalnya dengan mengelurkan obligasi pemerintah.

4

Scene 10 (3m 59s)

M erupakan kebijakan yang lebih menitikberatkan pada pengaturan jumlah uang beredar di masyarakat . Dalam ekonomi modern, kebijakan moneter adalah mekanisme yang ampuh untuk menangani resesi dan mengurangi pengangguran melebihi kebijakan fiskal .

KEBIJAKAN MONETER

Kebijakan moneter dijalankan dengan mengganti suplai uang terlebih dahulu , untuk memanipulasi tingkat suku bunga . Konsep utama kebijakan moneter adalah bahwa tingkat suku bunga yang lebih rendah akan menyebabkan konsumsi dan investasi yang lebih tinggi , sehingga meningkatkan tingkat permintaan agregat .

10

Scene 11 (4m 45s)

FUNGSI KEBIJAKAN MONETER

01

Penurun L aju Inflasi

02

Penjaga Kestabilan Harga

03

Peningkat Neraca Pembayaran

04

Penstabil Nilai Tukar Uang

05

Penyedia Lapangan Kerja

Scene 12 (5m 2s)

Suatu negara memiliki tingkat kegiatan ekonomi yang belum mencapai target. Umumnya , negara akan membuat   kebijakan moneter   berupa penurunan tingkat suku bunga . Dengan demikian , jumlah orang yang meminjam ke bank akan meningkat .

12

1

CONTOH KEBIJAKAN MONETER

Scene 13 (5m 23s)

Sebuah negara mengalami inflasi sehingga bank sentral harus mengatur kebijakan untuk mengatasinya . Bank sentral biasanya akan mengurangi jumlah uang tunai yang beredar atau menurunkan cadangan kas negara .

13

2

Scene 14 (5m 39s)

Terima Kasih!