Proses Masuknya Islam di Indonesia

Published on
Scene 1 (0s)

Proses Masuknya Islam di Indonesia

Mapel: Geografi Kelas: 5 Bersama : Bu Hikmah

Scene 2 (9s)

1. Melalui Cara Perdagangan

Indonesia dilalui oleh jalur perdagangan laut yang menghubungkan antara China dan daerah lain di Asia . Letak Indonesia yang strategis ini membuat lalu lintas perdagangan di Indonesia sangat padat padat dilalui oleh para pedagang dari seluruh dunia termasuk para pedagang muslim . Para pedagang muslim ini banyak bermukim di daerah pesisir pulau Jawa dan Sumatera yang penduduknya masih menganut agama Hindu. Para pedagang ini mendirikan masjid dan mendatangkan para ulama dan mubalig untuk mengenalkan nilai dan ajaran Islam kepada penduduk lokal.

Scene 3 (34s)

2. Melalui Perkawinan

Bagi masyarakat pribumi, para pedagang muslim dianggap sebagai kelangan yang terpandang. Hal ini menyebabkan banyak penguasa pribumi tertarik untuk menikahkan anak gadis mereka dengan para pedagang ini. Sebelum menikah, sang gadis akan menjadi muslim terlebih dahulu. Pernikahan secara muslim antara para saudagar muslim dengan penguasa lokal ini semakin memperlancar penyebaran Islam di Nusantara

Scene 4 (53s)

3. Melalui Pendidikan

Pengajaran dan pendidikan Islam mulai dilakukan setelah masyarakat islam terbentuk . Pendidikan dilakukan di pesantren ataupun di pondok yang dibimbing oleh guru agama, ulama, ataupun kyai. Para santri yang telah lulus akan pulang ke kampung halamannya dan akan mendakwahkan Islam di kampung masing-masing .

Scene 5 (1m 11s)

4. Melalui Kesenian

Wayang adalah salah satu sarana kesenian untuk menyebarkan islam kepada penduduk lokal . Sunan Kalijaga adalah salah satu tokoh terpandang yang mementaskan wayang untuk mengenalkan agama Islam . Cerita wayang yang dipentaskan biasanya dipetik dari kisah Semar, petruk,Gareng yang kemudian disisipi dengan nilai-nilai Islam

I PtVJä'•

Scene 6 (1m 28s)

5. Dakwah

Penyebaran Islam di Nusantara, terutama di Jawa, sangat berkaitan dengan pengaruh para wali yang kita kenal dengan sebutan wali sanga. Mereka inilah yang berperan paling besar dalam penyebaran agama Islam melalui metode dakwah .

I/fj)l ,

Scene 7 (1m 44s)

Adapun para wali yang berjumlah sembilan (wali sanga) itu sebagai berikut:

1. Sunan Ampel atau Raden Rahmat, dimakamkan di Ampel (Surabaya ). 2. Malik Ibrahim atau Maulana Maghribi, dimakamkan di Gresik . 3. Sunan Giri atau Raden Paku, makamnya di Giri dekat Gresik.

UNAN RESIK

sundi 'iri # ( Raden Paku )

JDt.uqou uapon iC19Ldyv younsi.

Scene 8 (2m 14s)

Wali songo

4. Sunan Drajat, putra Sunan Ampel, dimakamkan di Sidayu, Lawas . 5. Sunan Bonang atau Makdum Ibrahim seorang putra Sunan Ampel . 6. Sunan Kudus atau Jafar shadiq

Sundn Kudus (Jafar Shadiq )

uuqoaql wnpqpw OUOtnDHI) 6UDUOe uouns;

i, ( u.1!SDO uapoe ) ;

Scene 9 (2m 32s)

Wali Songo

7. Sunan Muria ,makamnya terdapat di sebelah kawah Gunung Muria . 8. Sunan Kalijaga yang mempunyai nama asli Raden Sahid adalah menantu Sunan Gunung Jati di Cirebon. Akan tetapi, Sunan Kalijaga menolak untuk tinggal di Cirebon dan akhirnya mengikuti perintah Sultan Trenggana menetap di Kadilangu, Demak . 9. Sunan Gunung Jati, orang Pasai, kawin dengan saudara perempuan Sultan Trenggana (Demak),kemudian berhasil menaklukkan Cirebon dan Banten. Makamnya terletak di Gunung Jati sebelah utara Cirebon.

( P!OS JDUn uapDU ) ownwxy.ouns

asuiiari kalijåg€i ('Radon Mas syahid)

sunaméunvunVJatil (Syarif Hidayatullah

Scene 10 (3m 0s)

Sebab-sebab Islam mudah berkembang di Nusantara

1. Syarat masuk Islam sangat mudah . 2. Upacara Islam sangat sederhana . 3. Tradisi penduduk Indonesia banyak yang tidak bertentangan dengan agama Islam 4. Penyebaran Islam dilakukan secara damai . 5. Runtuhnya kerajaan Hindu- Buddha mempercepat perkembangan Islam.