KENYA FEST

Published on
Scene 1 (0s)

KENYA FEST

An Initiative For Women Electronic/Experimental Musicians in Pandemic Situation

Scene 2 (8s)

LATAR BELAKANG ISU GENDER DAN STRATEGI PEMANFAATAN RUANG DI SITUASI PANDEMIK

Yogyakarta masih disebut sebagai salah satu rujukan utama skena musik Eksperimental di Indonesia. Tentunya tanpa menampik kehadiran geliat skena di beberapa kota lain semisal Samarinda , Solo, Malang, Denpasar juga Bandung dan Jakarta yang tak pernah menolak redup . Keberadaan musisi elektronik / eksperimental perempuan yang faktanya masih dianggap sebagai minoritas . Peran gender minoritas ini dalam berkesenian dan menuangkan pemikirannya dalam karya musik elektronik / eksperimental mulai tak bisa diabaikan karena kehadirannya telah memberi warna tersendiri bagi skena musik eksperimelntal di Indonesia. Eksistensi musisi perempuan sbegai subjek dengan segala pemikiran dan intuisinya diharapkan mampu melengkapi wacana dan riak skena musik eksperimental .

Scene 3 (41s)

STRATEGI PEMANFAATAN RUANG

Di era pandemi COVID-19, ketiadaan panggung dan keterbatasan perhelatan musik membuat musisi kehilangan sumber penghasilan utama mereka dan masyarakat pun kehilangan akses untuk menikmati musik secara langsung . Di Indonesia, musisi jalanan atau pengamen adalah profesi yang umum dilakoni . Banyak dari mereka bahkan cukup inovatif dan orisinil dalam jenis instrumen , aransemen lagu , hingga ciri khas musikal mereka . Ini berarti pengamen tak jauh berbeda dengan musisi yang berkarir di jalur industri . Bedanya , pengamen mencari dan menciptakan panggung serta audiensnya sendiri , dengan begitu ekosistem finansialnya tidak mengandalkan rancangan industri melainkan lebih organik bertumpu pada empati dan dukungan publik secara langsung . Metode ini merupakan model yang ideal untuk diterapkan di masa pandemi . Selain sebagai strategi yang baik ditiru untuk bisa menghasilkan uang juga bisa menjadi wadah alternatif bagi musisi yang ingin tetap menyalurkan ekspresi dan kreativitas mereka tanpa harus menunggu panggung , tanpa harus melanggar protokol kesehatan .

Scene 4 (1m 23s)

KURASI LINTAS DISIPLIN

Kolaborasi adalah ciri dan syarat festival ini . Memadukan berbagai musisi dari latar belakang yang berbeda untuk menciptakan musik bersama secara spontan akan mendorong tiap pemain untuk keluar dari zona nyaman lalu beradaptasi demi menghasilkan gaya baru yang tak terduga . Proses kurasi dalam setiap sesi ini adalah memadukan musisi-musisi dengan kriteria sebagai berikut : Musisi senior yang berpengalaman Pendatang baru yang potensial Musisi tamu dari luar negeri atau luar kota (OPSIONAL) Musisi dari genre berseberangan seperti musisi pop atau klasik Musisi dengan gaya dan alat musik tradisi

Scene 5 (1m 50s)

KONSEP DAN BENTUK KEGIATAN

Semangat yang mendasari kegiatan ini adalah pemanfaatan dan pemberdayaan ruang . Proses kreatif dan interaksi dalam penciptaan musik selalu dipengaruhi oleh konteks , karakter , dan nuansa ruang serta lingkungannya . Itu sebabnya dengan menyelenggarakan kegiatan di ruang-ruang publik yang berbeda bukan saja akan menghasilkan musik yang unik di setiap sesinya tapi juga membuka kemungkinankemungkinan baru terhadap pemanfaatan ruang tersebut di kemudian hari , selain itu juga akan menjaring audiens dari lingkar dan lapis sosial yang beragam sekaligus mengedukasi masyarakat akan bentuk-bentuk musik baru . Festival ini menawarkan tiga bentuk inisiatif yang terinspirasi dari model dan metode yang diterapkan pengamen atau musisi jalanan :

Scene 6 (2m 21s)

1. Pengamen di perempatan lampu merah Artist : Penampil 1 dan Penampil 2 ( Terkurasi ) Musik : Electronics, Samples, Electric Bass Waktu : 28 April 2021, Sore Hari 16.00 – 16.30 WIB Durasi : 30 menit Daftar kebutuhan Ampli Bass/Portable Speaker 20 meter kabel Mixer 6ch ( optional ) Meja dorong atau dudukan alat Bluetooth transmiter

Scene 7 (2m 41s)

2. Pengamen di warung kaki lima Artist : Penampil 3 dan Penampil 4 ( Terkurasi ) Musik : Drums, perkusi Waktu : 28 April 2021, Malam Hari 19.00 -19.30 WIB Durasi : 30 menit Daftar kebutuhan Mobil angkutan pick up Mic kondensor Drumset

Scene 8 (2m 57s)

3. Pengamen door to door di kafe atau rumah makan Artist : Penampil 5 dan Penampil 6 ( Terkurasi ) Musik : Electronics, DJ, Sinden Waktu : 29 April 2021, Sore Hari 16.00 – 16.30 WIB Durasi : 30 menit Daftar kebutuhan Ampli Bass/Portable Speaker 20 meter kabel Laptop dan tractor controller Meja dorong atau dudukan alat Bluetooth transmiter

Scene 9 (3m 18s)

ESTIMASI BUDGET

No Deskripsi Jumlah /Unit/ Kuantitas Harga Total A Transportasi Minibus/Car Angkutan Pick Up 3 Hari 3 Hari 300,000 250,000 900,000 750,000 1,650,000 B Video Equipment 3 Hari 1,200,000 3,600,000 C Audio Equipment 3 Hari 1,000,000 3,000,000 D Custom Production Moving Table 140cm x 90cm x 50cm Multiplex 18mm 1 unit 2 unit 900,000 250,000 900,000 500,000 1,400,000 E Equipment Day 1 Bass Amp Mic Speaker 1 unit 1 unit 950,000 220,000 950,000 220,000

Scene 10 (3m 53s)

No Deskripsi Jumlah /Unit/ Kuantitas Harga Total Mic Kick Drum Mixer 12 channel Mic SM 58 1 unit 1 unit 1 unit 270,000 330,000 280,000 270,000 330,000 280,000 2,050,000 F Equipment Day 2 Mic Speaker Mixer 12 channel Speaker Bluetooth 1 unit 1 unit 1 unit 220,000 330,000 350,000 220,000 330,000 350,000 900,000 G Main Power Program Manager Production Manager Area Manager Editor Sound dan Teknisi 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 750,000 500,000 500,000 500,000 500,000 750,000 500,000 500,000 500,000 500,000 2,750,000 GRAND TOTAL 15,350,000