PPT KRITIK SENI

Published on
Scene 1 (0s)

Kritik Seni 2021

01

The Symptom

Kritik Karya Karya Seni Instalasi

Galih Reza Suseno

Kelompok 9: Sandhya Parama Muhammad Farhan Isanatungga Banuputri Lintang Hitasukha Kenya Bahana

Scene 2 (23s)

Kritik Seni 2021

02

Deskripsi

Karya Instalasi berjudul “The Symptom” merupakan karya seniman Galih Suseno dan dibuat pada tahun 2020. Karya tersebut berukuran 220 x 220 x 150 cm. Karya tersebut berbahan dasar resin, epoclay, kayu, dan cat akrilik. Karya tersebut berbentuk tiga bulatan besar dengan permukaan bertekstur dalam berbagai bentuk yang meranggas. Jika dilihat lebih dekat lagi, terdapat tekstur yang berbentuk seperti bulatan – bulatan kecil dengan bentuk abstrak dalam berbagai warna. Karya yang ditampilkan terbagi dalam berbagai warna yaitu warna hijau, warna merah menyala, warna oren, warna kuning, warna pink, serta warna ungu. Dalam karya tersebut juga terdapat ranting kayu yang di cat berwarna emas merambat di antara 3 bulatan besar tersebut.

Scene 3 (1m 20s)

Kritik Seni 2021

03

Scene 4 (1m 26s)

Kritik Seni 2021

04

Analisis

penggabungan beberapa unsur dalam karya ini membentuk suatu objek yang jika kita lihat seperti suatu akar (pohon) yang merupakan perwujudan dari unsur utama bumi kita. penggabungan warna dari karya itu merupakan gabungan dari banyak warna yang tidak mentah yang menciptakan keriuhan pada karya itu namun tetap sedap dipandang. unsur unsur yang membentuk ketiga objek pada karya ini jika dilihat mirip dengan apa yang kita lihat ketika kita menggunakan mikroskop untuk melihat suatu benda. akar yang menjulang yang dikemas dengan objek objek abstrak adalah kesatuan dari karya instalasi ini sesuai dengan maksud karyanya yang mencerminkan suatu kehidupan yang diinfeksi oleh virus.

Scene 5 (2m 18s)

Kritik Seni 2021

05

Interpretasi

Sesuai judulnya "The Symptom" jika di terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berati gejala . Karya 3 dimensi ini menjelaskan mengenai keserakahan manusia dalam memahami fenomena Covid 19. Dalam karya ini seniman memberikan narasi bahwa virus covid kehilangan inangnya akibat berkurangnya binatang-binatang buas di hutan , hanya tubuh binatang buas di hutan yang sanggup menampung virus. Secara tak langsung narasi ini menyindir kegiatan manusia yang secara serakah merusak hutan dan ekosistemnya . Berkurangnya binatang buas di hutan mengakibatkan virus kehilangan inangnya sehingga mereka lepas untuk mencari inang . Manusia sebagai makhluk kuat di bumi akhirnya menjadi inang virus. Sekarang manusia harus menerima akibat perbuatannya . Karya ini juga didedikasikan sebagai peringatan satu tahun pandemi mnjangkit indonesia . Yang menjadi pandemic adalah virus corona atau covid 19. Karena itu karya ini jika di-zoom bentuknya mirip dengan wajah virus corona.

Scene 6 (3m 19s)

Kritik Seni 2021

06

Scene 7 (3m 37s)

Kritik Seni 2021

07

Penilaian

Karya instalasi "The Symptom" yang merupakan sebuah perwujudan mengenai banyaknya pemahaman tentang fenomena pandemi covid-19 yang masih samar di mata masyarakat , berhasil menjadi sebuah bentuk dan gambaran sebagai sebuah tanda harapan supaya virus-virus tersebut kembali ke tempat yang sesungguhnya . Karya ini dipamerkan pada bulan Februari hingga Maret , yang berati sudah satu tahun terjadinya pandemi covid-19. Karya instalasi ini menjadi sebuah ketertarikan para pengunjung dengan bentuknya yang merepresentasikan virus corona, penggunaan warna cerah yang menarik perhatian , juga dengan detail yang membentuk kumpulan mikroorganisme , yang mana objek ini merupakan sesuatu yang sering muncul pada karya-karyanya di pameran "The Wanderlust" ini . Dengan harapan Galih Suseno supaya virus-virus tersebut kembali ke tempat yang sesungguhnya , karya ini juga menjadi pengingat untuk pengunjung supaya tetap melawan covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan .

Scene 8 (4m 46s)

Kritik Seni 2021

08