INSEKTARIUM dan HERBARIUM

Published on
Scene 1 (0s)

INSEKTARIUM dan HERBARIUM

Scene 2 (6s)

INSEKTARIUM

Insektarium adalah awetan serangga dengan bahan pengawet alkohol 96% dan formalin 5% yang dikemas dalam bentuk koleksi media pembelajaran . Adapula famili serangga yang akan dibahas : Nympalidae Libelliludae Acrididae Blattodea Grylloidea

Scene 3 (19s)

Indonesia, Bogor, Gunungputri 21.V.2021 Lep . Rizkia Haerunisa . 2021

Lepideptera Nymphalidae Det. Rizkia Haerunisa . 2021

Scene 4 (31s)

Ciri Khusus

01

Warna tubuh dan sayap kupu-kupu berwarna-warni yang berfungsi untuk mengelabui musuhnya . Memiliki sepasang ( dua sayap ) yang lentur yang berfungsi untuk memudahkan kupu-kupu sewaktu terbang. Memiliki mulut berbentuk seperti terompet yang berfungsi memudahkan kupu-kupu saat menghisap madu atau membantu penyerbukan tanaman . Memiliki telapak kaki yang halus sehingga bunga yang dihinggapinya tidak rusak

02

Morfologi

Struktur Morfologi kupu-kupu terdiri dari beberapa bagian . Kupu-kupu mempunyai badan yang dilengkapi dengan dua pasang sayap . Badan itu terdiri dari tiga bagian yaitu kepala , toraks ( bagian tengah ) dan abdomen. Tubuhnya dilapisi bulu-bulu kecil sebagai sensor, dan sayapnya memiliki sisik , yang dapat berperan sebagai hormon selama proses perkawinan . Kepala memiliki sepasang antena yang panjang dan di ujung ada benjolan yang berfungsi sebagai peraba dan perasa . Sepasang mata memberikan pengelihatan yang luas dan bagus untuk mendeteksi gerakan-gerakan , namun tidak mendetail . Setiap mata terbuat dari ribuan modul mata yang kecil , dengan lensa yang kecil yang terhubung ke syaraf optik . Bagian lain dari kepala adalah lidah bergulung (proboscis), yang berfungsi sebagai pengisap cairan .

03

Habitat

Pada umumnya kupu - kupu menyukai habitat yang mempunyai kelembaban tinggi , seperti lokasi-lokasi yang berada di pinggir sungai yang jernih atau di bawah tegakan pohon , sekitar gua yang lembab karena berair

04

Peran

Kupu-kupu memainkan peran ganda dalam sebuah rantai makanan. Baik itu sebagai mangsa atau predator, memakan dan dimakan oleh makhluk hidup lainnya.

Scene 5 (1m 38s)

Indonesia, Bogor, Gunungputri 21.V.2021 Odo . Rizkia Haerunisa

Odonata Libelliludae Det. Rizkia Haerunisa . 2021

Scene 6 (1m 50s)

Ciri Khusus

01

Mata pada capung tergolong besar . Mata tersebut dikenal dengan nama mata majemuk .  Capung memiliki dua pasang sayap . Sayap ini datang dalam berbagai corak , ada pula yang solid dan ada yang transparan . Bagian ekor capung tegak memanjang . Pada jenis capung tertentu dengan ekor yang lebih tipis/ kecil disebut dengan capung jarum . Kaki pada capung sebanyak 3 pasang. Capung datang dalam berbagai warna dan corak , mulai dari hijau sampai merah . Kepala capung terlihat besar untuk ukuran badannya . Bagian kepala ini juga dari pandangan mata nampak mengkilap

02

Morfologi

Capung termasuk dalam kelompok insekta atau serangga yang memiliki ciri-ciri terdiri atas tiga bagian yaitu : kepala (caput), dada ( toraks ), dan perut (abdomen). Kepala capung relatif besar dibanding tubuhnya , bentuknya membulat / memanjang ke samping dengan bagian belakang berlekuk ke dalam . Bagian yang sangat menyolok pada kepala adalah sepasang mata majemuk yang besar yang terdiri dari banyak mata kecil yang disebut ommatidium. Di antara kedua mata majemuk tersebut terdapat sepasang antena pendek , halus seperti benang ( Aswari , 2003). Mulut capung berkembang sesuai dengan fungsinya sebagai pemangsa , bagian depan terdapat labrum ( bibir depan ), di belakang labrum terdapat sepasang mandibula ( rahang ) yang kuat untuk merobek badan mangsanya . Di belakang mandibula terdapat sepasang maksila yang berguna untuk membantu pekerjaan mandibula, dan bagian mulut yang paling belakang adalah labium yang menjadi bibir belakang ( Borror dan Dwight, 1995 dalam Aswari , 2003).

03

Habitat

Capung dan capung jarum menyebar luas, di hutan-hutan, kebun, sawah, sungai dan danau, hingga ke pekarangan rumah dan lingkungan perkotaan. Ditemukan mulai dari tepi pantai hingga ketinggian lebih dari 3.000 m dpl.

04

Peran

Capung merupakan serangga yang berperan penting dalam keseimbangan ekosistem , berperan sebagai bioindikator dan predator

Scene 7 (3m 11s)

Indonesia, Bogor, Gunungputri 21.V.2021 Ort. Rizkia Haerunisa

Orthoptera Acrididae Det. Rizkia Haerunisa . 2021

Scene 8 (3m 22s)

Ciri Khusus

01

Tubuh yg terdiri dari buku-buku . Adanya antena khusus yg berukuran sedang hingga pendek . Memiliki sayap yg dapat digunakan untuk terbang , meski pada beberapa spesies sayap ini tidak dapat digunakan terbang. Memiliki femur belakang yg besar dan kaku yg digunakan untuk melompat .

02

Morfologi

Belalang memiliki 3 bagian tubuh utama seperti kepala , dada ( thorak ) dan perut (abdomen). Selain itu tetdapat juga anggota tubuh lainnya seperti kaki yang bersendi berjumlah 6, sayap 2 pasang untuk terbang dan sepasang antena sebagai alat sensor. Kaki pada belalang memiliki 2 fungsi yang berbeda seperti kaki pada bagian depan digunakan untuk berjalan , dan bagian kaki yang lebih panjang digunakan untuk melompat . Belalang tidak memiliki telinga , tetapi bisa mmerasakan getaran di udara dengan bantuan alat sensor yang disebut dengan tympanum. Pada belalang tympanum terletak di abdomen pertama . Belalang memiliki lima mata yang terdiri dari mata (2 compound eye dan 3 ecelli ). Alat pernafasan belalang berupa trakea . Belalang merupakan serangga dengan kerangka luas (exoskeleton). Membedakan belalang betina dengan yang jatan dapat dilihat dari ukuran tubuhnya . Belalang betina memiliki ukuran tubuh lebih besar berkisar 58-71 mm sedangkan yang jantan memiliki ukuran tubuh lebih kecil berkisar 49-63 mm.

03

Habitat

Belalang lebih menyukai kawasan alam terbuka yang lembah dengan banyak rumput serta tanaman rendah lainnya, meskipun beberapa spesies lainnya hidup di hutan ataupun hutan blantara.

04

Peran

Di alam, belalang berperan sebagai pemangsa, pemakan bangkai, pengurai material organik nabati dan hewani, pemakan bagian tumbuhan hidup dan mati, dan musuh alami dari berbagai jenis serangga lainnya

Scene 9 (4m 35s)

Hymenoptera Apidae Det. Rizkia Haerunisa . 2021

Indonesia, Bogor, Gunungputri 21.V.2021 Hym . Rizkia Haerunisa

Scene 10 (4m 47s)

Ciri Khusus

01

Memiliki sengat yg terdapat di ekornya Penghasil madu Tubuhnya berwarna hitam kuning Bunyi nya agak mendengung Pemakan sari bunga .

02

Morfologi

Tubuh lebah madu terdiri dari tiga bagian utama , yaitu kepala (caput), dada (thorax), perut (abdomen). Lebah dimasukan kedalam kelas insekta karena tidak mempunyai kerangka internal tempat otot bertaut , tetapi sebagai penggantinya berupa penutup tubuh eksternal yang mengandung kitin . Penutup tubuh ini sekaligus melindungi organ-organ dalam . Komponen utama dari kepala yaitu mata , antena , dan mulut . Mata dibedakan menjadi dua , yaitu mata majemuk (compound eye) yang terletak di kedua sisi kepala dan mata sederhana (ocelli) di bagian dahi yang letaknya membentuk segitiga . Mulut terdiri dari bagian pemotong benda keras (mandibula) proboscis yang berupa belalai . Bagian terbesar internal dada diisi oleh otot-otot yang menggerakkan sayap , kaki, kepala dan perut di bawah koordinasi sistem saraf . Kaki terdapat tiga pasang dan masing-masing kaki terdiri dari enam segmen yang dihubungkan oleh penghubung fleksibel . Segmen pertama menempel pada dada yaitu coxae ( Cx ), diikuti berturut-turut trochanter (Tr), femur (Fm), tibia (Tb), tarsus (Ts), dan pretarsus (Pts).

03

Habitat

Di alam bebas, lebah tinggal di gua-gua dalam hutan termasuk di tebing-tebingnya. Di hutan, koloni lebah juga tinggal di pohon-pohon yang berlubang

04

Peran

Meningkatkan keanekaragaman hayati Media Konservasi Hutan Menstabilkan Rantai Makanan Salah satu penyerbuk alami yang membantu aneka tanaman bereproduksi .

Scene 11 (5m 54s)

Indonesia, Bogor, Gunungputri 21.V.2021 Ort. Rizkia Haerunisa

Orthoptera Grylloidea Det. Rizkia Haerunisa . 2021

Scene 12 (6m 6s)

Ciri Khusus

01

Memiliki 2 antena yang berfungsi untuk berkomunikasi dengan temannya . Memiliki kotak suara yang berfungsi mengeluarkan bunyi krikkk krikk krikk . Memiliki mulut yang berfungsi untuk bermakan .

02

Morfologi

Jangkrik termasuk ke dalam ordo Orthoptera. Anggota ordo ini memiliki ciri-ciri pada sayapnya yang lurus . Sayapnya ini juga digunakan untuk membedakannya dengan jangkrik gua ( Ceuthophilus sp ). Walaupun memiliki nama yang mirip , spesies yang termasuk ke dalam famili Rhaphiodophoridae ini tidak memiliki sayap sehingga dikelompokkan dalam taksonomi yang berbeda . Tubuh jangkrik dapat dibedakan menjadi 3 bagian yaitu , kepala , thoraks dan abdhomen . Pada kepalanya terdapat tiga buah mata , sepasang antena , satu mulut dan dua pasang sungut . Tiga buah mata yang dimilikinya terdiri dari satu mata tunggal yang berfungsi sebagai sensor cahaya dan dua buah matajemuk yang digunakan sebagai sensor gerakan . Ketiga mata ini tersusu dalam bentuk segitiga . Antena yang ada di kepalanya merupakan sensor yang digunakan untuk mendeteksi sentuhan , pergerakan udara , suhu dan getara . Sedangkan dua buah sungut yang dimilikinya berfungsi sebagai indra penciuman .

03

Habitat

Jangkrik dapat ditemukan di tempat yang lembab sampai di Daerah persawahan , daerah pantai , daerah gunung Juga menjadi habitat jangkrik asal tempat tersebut memiliki kelembaban yang cukup .

04

Peran

Jangkrik termasuk herbivora pemakan tumbuhan dan hewan lainnya atau disebut omnivora dengan memakan bahan organik , termasuk bahan tanaman membusuk , dan jamur .

Scene 13 (7m 10s)

Herbarium adalah suatu koleksi spesimen tumbuhan yang diawetkan berikut data terkait yang digunakan untuk keperluan penelitian ilmiah

Herbarium

Scene 14 (7m 20s)

Vernonia cinerea Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Plantae (tanpa takson): Angiospermae (tanpa takson): Eudicots Ordo: Asterales Famili: Asteraceae Genus: Vernonia Spesies: Vernonia cinerea Nama binomial Vernonia cinerea (L.) Less.

yer.nonn anereos

Scene 15 (7m 36s)

Vernonia Cinerea

Bunga

Tersusun dalam kapitulum Berwarna ungu / ungu keputihan

Daun

Tunggal Tersebar Bewarna hijau

Batang

Berbentuk bulat Beralur Terdapat bulu-bulu halus

Akar

Berwarna coklat Panjang Sistem percabangan serabut

Scene 16 (7m 50s)

Vernonia cinerea

Terletak hampir diseluruh benua Asia

Habitatnya pada tempat yang cerah dan teduh , lokasi yang berumput , di sepanjang pinggir jalan .

Statusnya adalah gulma dan hama pertanian dan perkebunan