43_Jaka Prihatin

Published on
Embed video
Share video
Ask about this video

Scene 1 (0s)

[Audio] RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN STRATEGI PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAAN ANAK BINAAN BERBASIS KONSELING DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS I BLITAR KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN JAWA TIMUR.

Scene 2 (14s)

[Audio] DESKRIPSI PROYEK PERUBAHAN LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS I BLITAR Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) melaksanakan pembinaan terhadap Anak Binaan agar mampu memperbaiki diri, mengembangkan potensi, serta siap kembali berintegrasi dengan keluarga dan masyarakat. Proyek perubahan ini menghadirkan pengembangan model pembinaan berbasis konseling (Counseling-Based Development Model) yang mengintegrasikan kegiatan asesmen awal, konseling individu dan kelompok, Parenting, coaching, mentoring, pengembangan minat dan bakat, serta penguatan keterampilan hidup (life skills). Model ini dirancang untuk membantu anak binaan mengenali potensi dirinya, membangun kesehatan mental yang positif, meningkatkan motivasi untuk berubah, serta menyusun perencanaan masa depan..

Scene 3 (1m 12s)

[Audio] LATAR BELAKANG KONDISI SAAT INI TERKAIT LAPAS KHUSUSNYA LPKA Berdasarkan data penghuni, Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menampung sebanyak 26.773 penghuni dengan tingkat hunian mencapai 95,21% dari kapasitas yang tersedia. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar UPT masih menghadapi tantangan berupa kepadatan hunian yang berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan, pembinaan, serta pengelolaan keamanan dan ketertiban. LPKA KELAS I BLITAR MEMILIKI POSISI YANG SANGAT STRATEGIS karena menjadi satu-satunya lembaga pembinaan khusus anak di wilayah Jawa Timur. Berdasarkan data penghuni, LPKA Kelas I Blitar memiliki kapasitas 213 orang dengan jumlah penghuni sebanyak 168 anak binaan. ANAK BINAAN HANYA MEMPEROLEH PENDIDIKAN FORMAL SETINGKAT SD, SLTP DAN SLTA Perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, serta meningkatnya kompleksitas kasus anak yang berhadapan dengan hukum menuntut adanya inovasi dan peningkatan kualitas layanan pembinaan yang lebih adaptif dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi masa depan anak..

Scene 4 (2m 36s)

[Audio] LATAR BELAKANG 2. KONDISI YANG DIHARAPKAN Kondisi yang diharapkan adalah terwujudnya penyelenggaraan pembinaan anak di LPKA dengan Pola Pembinaan yang semakin berkualitas, humanis, aman, dan berorientasi pada reintegrasi social melalui Konseling, Parenting, Coaching dan Mentoring serta Pengembangan Pengetahuan, Keahlian dan Kepribadian anak untuk menghadapi masa depan yang lebih baik yaitu Pembinaan Berbasis Konseling. Dalam konteks LPKA, pembinaan anak diharapkan mampu mewujudkan tujuan pemasyarakatan melalui peningkatan layanan pendidikan, pelatihan keterampilan, pembinaan kepribadian, serta penguatan layanan psikososial yang berkelanjutan. Dalam perspektif ini, anak binaan di LPKA harus dipandang sebagai generasi yang perlu dibina dan dipersiapkan untuk kembali menjalankan peran sosialnya secara positif di tengah Masyarakat yang dapat mandiri dan menciptakan Lapangan Pekerjaan/ wirausaha..

Scene 5 (3m 41s)

[Audio] TUJUAN PROYEK PERUBAHAN TUJUAN JANGKA PANJANG TUJUAN JANGKA PENDEK (2 BULAN) TUJUAN JANGKA MENENGAH (6 BULAN) Adanya SE Dirjen ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konsling Adanya Usuluan Perman ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Terkirimnya buku Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling ke LPKA se-Indonesia Adanya SK Kanwil ttg Penetapan Pegawai sbg Peserta Magang Adanya Perjanjian Kerjasama. Adanya SOP dan SK Penyusunan pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Adanya SK Kakanwil Ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling.

Scene 6 (4m 25s)

[Audio] MANFAAT MANFAAT BAGI ANAK BINAAN MANFAAT BAGI ORGANISASI Membantu anak binaan mengenali potensi, minat, dan bakat yang dimiliki sebagai dasar perencanaan masa depan. Meningkatkan kesehatan mental, kepercayaan diri, serta kemampuan mengelola emosi melalui program konseling yang terstruktur. Membantu anak binaan memiliki tujuan hidup, rencana pendidikan, maupun rencana usaha yang lebih jelas dan realistis. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pembinaan anak binaan melalui sistem yang lebih terintegrasi dan terarah. Mewujudkan transformasi pembinaan dari pendekatan yang berfokus pada pengawasan dan keamanan menjadi pembinaan yang berorientasi pada pengembangan potensi dan masa depan anak binaan. MANFAAT BAGI KELUARGA ANAK BINAAN MANFAAT BAGI STAKEHOLDER Meningkatkan keterlibatan keluarga dalam proses pembinaan melalui program parenting dan komunikasi keluarga. Memperkuat hubungan emosional antara anak dan keluarga selama proses pembinaan. Meningkatkan pemahaman orang tua atau wali mengenai pola asuh yang positif dan mendukung perkembangan anak. Memperkuat kolaborasi antara organisasi dengan dunia usaha, lembaga pelatihan, perguruan tinggi, organisasi sosial, dan mitra pembinaan lainnya. Meningkatkan kontribusi stakeholder dalam mendukung pembinaan bagi anak binaan. Meningkatkan keberhasilan program reintegrasi sosial melalui sinergi antar instansi dan mitra kerja..

Scene 7 (6m 6s)

[Audio] D. RUANG LINGKUP Ruang lingkup perubahan yang akan dilakukan berkisar pada pengembangan model pembinaan anak binaan di LPKA. Pentingnya pengembangan model pembinaan anak binaan ini lebih diarahkan melalui Konseling, Parenting, Coaching, Mentoring dengan pengelolaan diri dan meningkatkan motivasi anak binaan. Kegiatan yang akan dilakukan : Pembentukan Tim Efektif Melakukan kolsulidasi stakeholder yang mempunyai kepedulian terhadap perkembangan anak Melakukan Kerjasama dalam bingkai MoU Melaksanakan Focus Group Discussion Menyusun Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Mengimplementasikan model pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling.

Scene 8 (6m 49s)

[Audio] ANALISA MASALAH A. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BELUM OPTIMALNYA PELAYANAN KESEHATAN BAGI ANAK BINAAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK RENDAHNYA POTENSI DIRI ANAK BINAAN DALAM MENGHADAPI MASA DEPAN BELUM OPTIMALNYA PEMBINAAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA).

Scene 9 (7m 11s)

[Audio] PEMILIHAN ISU STRATEGIS (Metode : Aktual, Spesifik, Transformatif, Relevan, Inovatif, dan Dapat Dilaksanakan. ) No Isu A (15) S (10) T (10) R (15) I (20) D (30) Jml Peringkat 1 Belum optimalnya pelayanan kesehatan bagi Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak 14 9 9 12 14 25 83 2 2 Belum Optimalnya Pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak 14 9 10 12 15 27 87 1 3 Rendahnya potensi diri Anak Binaan dalam menghadapi masa depan. 13 9 9 11 14 20 76 3.

Scene 10 (8m 16s)

[Audio] Dampak Dampak yang timbul jika pembinaan anak binaan tidak dilakukan dengan memberikan perhatian pada perkembangan jaman saat ini Anak bisa kehilangan masa depan; Anak tidak mampu mengetahui potensi yang dimiliki; Anak tidak memiliki motivasi untuk belajar, tumbuh dan berkembang; Anak kurang perhatian dan kasih sayang dari orang-orang terdekatnya..

Scene 11 (8m 41s)

[Audio] STRATEGI PENYELESAIAN MASALAH Analisis SWOT STRENGTH WEAKNESS OPPORTUNITY THREAT Adanya dukungan layanan konseling dan program family support Adanya dukungan kebijakan pemerintah terhadap pembinaan anak Belum tersedianya psikolog dan konselor profesional secara permanen Belum adanya sistem pembinaan berbasis asesmen minat, bakat, dan kebutuhan individual Stigma negatif masyarakat terhadap Anak Binaan Pengaruh lingkungan dan pergaulan negatif setelah bebas Adanya peluang melaksanakan penjajian kerja sama dengan Fakultas kedokteran Universitas Brawijaya Malang, Leo Bolang, Taya Caffe dan Uniqpas Kesempatan pengembangan model pembinaan berbasis konseling yang lebih humanis.

Scene 12 (9m 31s)

[Audio] STRATEGI PENYELESAIAN MASALAH. STRATEGI PENYELESAIAN MASALAH.

Scene 13 (10m 8s)

[Audio] Dari bagan formulasi strategi SWOT diatas, ada 4 strategi utama Strategi SO: Manfaatkan dukungan kebijakan pemerintah terhadap pembinaan anak binaan untuk memperoleh peluang melaksanakan kerjasama dengan beberapa lembaga perguruan tinggi maupun lembaga swasta lainnya Strategi WO: Penuhi ketersediaan psikolog dan konselor profesional secara permanen dengan memanfaatkan peluang melaksanakan kerjasama dengan beberapa lembaga perguruan tinggi maupun lembaga swasta lainnya Strategi ST: Manfaatkan dukungan layanan konseling dan program family support untuk mengatasi pengaruh lingkungan dan pergaulan negative setelah bebas Strategi WT: Bangun sistem pembinaan berbasis asesmen minat, bakat, dan kebutuhan individual untuk meminimalisir stigma negative Masyarakat terhadap anak binaan Berdasarkan masalah utama yang dipilih yaitu masih Belum Optimalnya Pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak maka dapat ditetapkan beberapa strategi penyelesaiannya..

Scene 14 (11m 12s)

[Audio] C. PENTAHAPAN RENCANA PROYEK PERUBAHAN No Milestone Kegiatan Output Waktu 1. Adanya Perjanjian Kerjasama Rapat Internal Pembentukan Tim Kerja Notulen Minggu ke-1 Menerbitkan SK Tim Kerja SK Tim Minggu ke-1 Penandatanganan Komitmen Integritas Tim Kerja Lembar Komitmen Minggu ke-1 Konsolidasi Kerjasama dengan lembaga ekternal terkait dengan pembinaan model konseling Daftar lembaga Minggu ke 2 Melaksanakan Perjanjian Kerjasama dengan lembaga eksternal yang akan memberikan konseling kepada anak binaan Lembar PKS Minggu ke 3 2. Adanyanya SOP dan SK Penyusunan pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling. Menyusunan SOP Ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling. Lembar SOP Minggu ke 4 Menyusunan Drafting Ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling. Draf Pedoman Pembinaan Minggu ke- 5 Menyusunan Drafting SK Kakanwil Ditjenpas Jatim Ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling. Draf Surat Keputusan Kakanwil Ditjen Pas Jawa Timur Minggu ke- 6 3. Adanya SK Kakanwil tentang Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Penerbitan Surat Keputusan Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur tentang Tim Penyusun SOP dan Buku Pedoman Pembinaan Anak Binaan Surat Keputusan Kakanwil Ditjen Pas Jawa Timur Minggu ke- 7 FGD penyusunan Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling. Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Minggu ke- 7 Penerbitan Surat Keputusan Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur tentang SOP dan Buku Pedoman Pembinaan Anak Binaan Surat Keputusan Kakanwil Ditjen Pas Jawa Timur Minggun ke- 8 Tujuan Jangka Pendek Adanya Perjanjian Kerjasama; Adanya SOP dan SK Penyusunan Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling; Adanya SK Kakanwil Ditjenpas Jatim ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling;.

Scene 15 (13m 16s)

[Audio] C. PENTAHAPAN RENCANA PROYEK PERUBAHAN No Milestone Kegiatan Output Waktu 1. Terkirimnya Buku Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling ke LPKA se-Indonesia Mengedit Buku Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Hasil edit buku Bulan ke- 1 Mencetak Buku Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Buku cetak Bulan ke- 2 Mengirimkan Buku Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling ke LPKA se-Indonesia Buku terkirim Bulan ke- 2 2. Adanya SK Kakanwil ttg Penetapan Pegawai sebagai Peserta Magang Konselor Mengusulkan Nama Peserta Pegawai Magang Konselor Sprint pegawai sbg peserta Magang Konselor Bulan ke-3 Mengusulkan Anak Binaan sebagai Peserta Konseling Sprint Anak Binaan sbg Peserta Konseling Bulan ke-3 Melaksanakan Pra-konseling (screening & persiapan) Jadwal Pra Konseling Bulan ke-3 Melaksanakan konseling Alat ukur Assesmen komperhensif, minat Bakat, Kesehatan Mental, Gaya Belajar dll Bulan ke- 4 Jadwal konseling dan metode Konseling Laporan hasil Analisis dan evaluasi Melaksanakan Coaching, Mentoring dan Pengembangan Potensi Jadwal Coaching, mentoring dan Pengembangan Potensi Bulan ke- 5 Laporan hasil Analisis dan evaluasi 3. Adanya laporan kegiatan Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Penyusunan laporan kegiatan Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling laporan Bulan ke- 6 Pengiriman laporan ke Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur Laporan Bulan ke- 6 Pengiriman laporan ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Laporan Bulan ke- 6 2. Tujuan Jangka Menengah Terkirimnya buku pedoman pembinaan berbasis konseling ke LPKA se- Indonesia Adanya SK Kakanwil ttg Penetapan Pegawai sbg Peserta Magang Konselor; Adanya laporan Kegiatan Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling;.

Scene 16 (15m 13s)

[Audio] C. PENTAHAPAN RENCANA PROYEK PERUBAHAN No Milestone Kegiatan Output Waktu 1. Adanya Surat Edaran Dirjenpas Ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Membuat usluan Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling sebagai Surat Edaran Surat Usulan Bulan ke 7 Membuat Usulan Pegawai sebagai Konselor Surat Usulan Bulan Ke-8 Surat Edaran Dirjenpas Ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Surat Edaran Bulan ke 9 2. Adanya usulan Permen tentang Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Membuat usulan Peraturan Menteri tentang PedomanPembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Surat usulan Bulan ke- 10 Harmonisasi Hasil harmonisasi Bulan ke- 11 Penandatanganan Permen ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Permen Bulan ke- 12 3. Tujuan Jangka Panjang Adanya SE Dirjenpas ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling Adanya usulan Permen ttg Pedoman Pembinaan Anak Binaan Berbasis Konseling..

Scene 17 (16m 18s)

[Audio] . Tabel 3. 7 Penjadwalan Kegiatan Tahapan Kegiatan Minggu Ke Jangka Pendek 2027 Ags Sep II 2026 Okt II Ill Nov Des Des Jan Des IV Jan IV 2027 Apr Jun IV IV Jun Ags —oloooddooaoooooooaa Membentuk tim efektif Rapat Internal Pembentukan Tim Ke •a Menerbitkan SK Tim Kerja Penandatanganan Komitmen Integritas Tim Ke •a —nooooooonoooooooaa Konsulidasi dan Panandatanganan PKS Menjajagi Kerjasama dengan lembaga ekternal terkait dengan pembinaan model konselin Melaksanakan perjanjian Kerjasama dengan lemba a eksternal.

Scene 18 (16m 28s)

[Audio] . akan yang memberikan konseling kepada anak binaan Melaksanakan Worksho Melaksanakan workshop pengembangan model embinaan Menyusun modul konselin Menyusun anduan konselin Melaksanakan Pra-konseling (screening ersia an Asesmen kom rehensif Menyusun jadwal konselin Melaksanakan konselin Menyusun dan menerbitkan Surat Keputusan Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur.

Scene 19 (16m 36s)

[Audio] . penerapan model konseling berbasis a likasi Menyempurnakan model pembinaan den an konselin Jangka Panjang Perenbitan Konselor : Melakukan SK assessment bagi petugas LPKA memiliki yang talent sebagai calon konselor Menetapkan nama-nama petugas LPKA yang mempunyai talent seba ai konselor Melaksanakan pendampingan (sebagai bagian dari program magang) terhadap konselor dari ekternal yang sedang melaksanakan.

Scene 20 (16m 45s)

[Audio] . pembinaan konselin Melakukan uji kepada para calon konselor terkait dengan telent (bakat) yang dimilikin a. Membahas hasil uji yang dilakukan secara bersama diantara konselor dengan jajaran pimpinan LPKA Kelas I Blitar Mengumumkan dan menetapkan nama-nama konselor dari para petugas yang dinyatakan layak dan kompeten seba ai konselor.

Scene 21 (16m 54s)

[Audio] RENCANA STRATEGI MARKETING PEMETAAN STAKEHOLDER RENCANA PENGGUNAAN SUMBER DAYA IDENTIFIKASI STAKEHOLDER Sumber Daya Manusia Memanfaatkan sebanyak-banyaknya potensi sumber daya manusia (pegawai) di LPKA Kelas I Blitar dan juga menggandeng tenaga-tenaga expert dari lembaga/instansi yang memiliki kepedulian terhadap tumbuh kembang anak Anggaran Memanfaatkan anggaran DIPA LPKA Kelas I Blitar Keberhasilan proyek perubahan sangat bergantung pada keterlibatan stakeholder sebagai pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal. Identifikasi stakeholder dilakukan untuk memastikan peran, kontribusi, dan dukungan mereka terlibat secara optimal dalam setiap tahapan program, mulai dari perencanaan hingga pasca-pembinaan Warga Binaan. STRATEGI KOMUNIKASI Manage Closely (MC) Keep Informed (KI) Keep Satisfied (KS) Monitor.

Scene 22 (17m 57s)

[Audio] D. RENCANA STRATEGI MARKETING 1. Pemetaan Stakeholder Identifikasi Stakeholder.

Scene 23 (18m 42s)

[Audio] . D. RENCANA STRATEGI MARKETING. 1. Pemetaan Stakeholder Identifikasi Stakeholder.

Scene 24 (19m 38s)

[Audio] 1. Pemetaan Stakeholder Peta Stakeholder.

Scene 25 (20m 8s)

[Audio] RENCANA ANGGARAN BIAYA PELAKSANAAN KEGIATAN PERJANJIAN KERJA SAMA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS I BLITAR SUMBER ANGGARAN DIPA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS I BLITAR TAHUN ANGGARAN 2026 PERSATUAN KELUARGA BERENCANA INDONESIA (PKBI) LEO BOLANG NGANJUK TAYA CAFFE UNIQPAS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG KOPERASI DESA MERAH PUTIH (KDMP) KARANGTENGAH.

Scene 26 (20m 55s)

[Audio] TATA KELOLA PROYEK MENTOR STAKEHOLDER TERKAIT COACH PROJECT LEADER TIM PERUMUS KEBIJAKAN TIM PEMBINAAN TIM SOSIALISASI DAN MEDIA SOSIAL TIM MONITORING DAN EVALUASI.

Scene 27 (21m 11s)

[Audio] . 1) Tim Perumus Kebijakan rgensl Peran Tabel 3. 10 Tim Perumus Kebijakan Sangat penting untuk membantu kelancaran implementasi proyek perubahan Menyusun, memillah, dan merumuskan telaah kebijakan yang mempunyai keterkaitan dengan inovasi perubahan yang dilakukan. Membuat surat keputusan yang terkait dengan pembentukan Tim dan Penyusunan Konsep PKS dengan berbagai pihak..

Scene 28 (21m 34s)

[Audio] . 3) Tim Sosialisasi dan media social Urgensi Peran Tabel 3. 12 Tim Sosialisasi dan Media Sosial Sangat penting dalam membantu keberhasilan proyek perubahan untuk menyiapkan materi sosialisasi, dan membuat konten berbasis media sosial yang diupload di website Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Jawa Timur dan media sosial La as/Rutan Membahas materi sosialisasi dan narasi konten berbasis media sosial. Melaksanakan pengambilan video dalam setiap pelaksanaan kegiatan, yang pada akhir implementasi tahapan kegiatan jangka pendek akan dirangkai menjadi sebuah video yang menjadi bukti implementasi kegiatan dalam proyek perubahan. 4) Tim Monitoring dan Evaluasi Urgensi Peran Tabel 3. 13 Monitoring dan Evaluasi Sangat penting dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan Pembangunan Smart Zero Waste • • • Mengevaluasi dan menilai pelaksanaan kegiatan; Melakukan evaluasi progress pelaksanaan kegiatan tahap demi tahap Memberikan rekomendasi atas hasil monev yang dilakukan..

Scene 29 (22m 2s)

[Audio] STRATEGI MARKETING (4P+1C) PRODUCT (PRODUK) CUSTOMER (PELANGGAN) PLACE (TEMPAT) Anak Binaan, Orang tua/ Keluarga Anak Binaan, Pemerintah Daerah Jawa Timur, Direktur Pembinaan dan Anak Binaan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Lembaga Pendidikan/Universitas, , Masyarakat Lokal LSM/Ormas, Wartawan/Media, Seksi Pembinaan LPKA. Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur tentang Pola Pembinaan Anak Binaan di LPKA Kelas I Blitar, Perjanjian Kerjasama dengan lembaga/instansi pemerintah, Perguruan Tinggi maupun komunitas yang peduli dengan anak. Modul Pembinaan Anak Binaan. Jalan Bali No. 76 Rt.03 Rw. IV Kelurahan Karangtengah Kecamatan Sananwetan Kota Blitar Jawa Timur 66137. PROMOTION (PROMOSI) PRICE (HARGA) Website Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Media sosial LPKA Kelas I Blitar, sosialisasi kepada stakeholder baik secara tatap muka maupun melalui daring (Zoom). Price ini berupa manfaat yang diterima oleh para stakeholder..

Scene 30 (23m 35s)

[Audio] FILOSOFI LOGO ANAK RADJA Mewakili keterampilan, kreativitas, ketekunan, dan proses belajar yang menghasilkan karya bernilai ekonomi. Menunjukkan bahwa keberhasilan dibangun dari kerja keras tangan dan semangat berkarya. UNSUR HANDYCRAFT / KERAJINAN Melambangkan harga diri, kehormatan, dan potensi besar yang dimiliki setiap anak binaan. Menggambarkan bahwa setiap anak adalah "raja" bagi masa depannya sendiri dan mampu meraih kesuksesan melalui usaha yang positif. MAHKOTA RAJA "ANAK" mencerminkan generasi muda yang sedang bertumbuh dan berkembang. "RADJA" melambangkan kebesaran cita-cita, kepemimpinan, dan karakter unggul yang dibentuk melalui pembinaan. NAMA “ANAK RADJA” Simbol prestasi, kualitas, kemakmuran, dan harapan masa depan yang gemilang. WARNA EMAS Menggambarkan kedekatan dengan karya kerajinan, kehangatan, ketekunan, dan nilai-nilai kemandirian. WARNA COKLAT KAYU Melambangkan kepercayaan, pembinaan, ketenangan, dan tanggung jawab. 5. WARNA BIRU.

Scene 31 (25m 0s)

[Audio] MEDIA MARKETING HASIL KARYA ANAK BINAAN Medsos LPKA Kelas I Blitar Instagram : @Lpkablitar Facebook : @humaslpkablitar Layanan Informasi Satria (LIS) Sosialisasi kepada keluarga anak binaan yang berkunjung di Ruang Kunjungan LPKA Kelas I Blitar Display hasil karya anak binaan di Ruang Kunjungan LPKA Kelas I Blitar Media Online dan Youtube Kotak Tissue Keset Kain Perca Lukisan Asbak Jahe dan Serbuk Jahe.

Scene 32 (25m 32s)

[Audio] RENCANA MATA PELATIHAN PILIHAN MENDUKUNG PROYEK PERUBAHAN DIAGNOSA ORGANISASI MANAJEMEN PEMERINTAHAN KEPEMIMPINAN KOLABORATIF Kolaborasi antara LPKA dengan lembaga / instansi lain akan menjadi kunci jawaban untuk memperoleh model/pola pembinaan anak binaan secara terukur dan tepat sasaran. Diagnosa organisasi merupakan cara untuk mendeteksi penyakit yang diidap oleh organisasi, agar memperoleh Gambaran yang tepat dan dengan Solusi yang tepat. Ada lima fungsi manajemen pemerintahan yang mempunyai keterkaitan langsung ke anak binaan. 1.Fungsi Perencanaan; 2.Fungsi Pengorganisasian; 3.Fungsi Pengarahan; 4.Fungsi Pengawasanl; 5.Fungsi Penganggaran..

Scene 33 (26m 25s)

[Audio] RENCANA STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI DALAM ADOPSI PROYEK PERUBAHAN Mengembangkan kemampuan berkomunikasi yang efektif kepada pegawai Mengembangkan kemampuan tim efektif untuk bekerja secara produktif, efisien dan efektif Meningkatkan pengetahuan pegawai secara komprehensif baik kemampuan teknis maupun administratif dan menjadikan organisasi sebagai organisasi pembelajar Memberdayakan stakeholder sesuai peran dan kemampuan yang dimiliki Membuka pola pikir dan membangun diri sebagai pribadi yang gemar belajar dan suka dengan berbagai inovasi yang dikembangkan oleh berbagai stakeholder..

Scene 34 (27m 2s)

[Audio] . Tim Sosialisasi dan Media Sosial Tim Monitoring dan Evaluasi Stakeholder Menampilkan kemampuan sebagai Klasikal dan belajar mandiri dengan melihat video-video event tingkat nasional event organizer dan mempunyai kreatifitas merancang tayangan/konten media sosial Mampu Menyusun Klasikal/diklat data pengolahan panduan Monev dan mengolah data serta memberikan rekomendasi atas hasil pengolahan data Memahami dan mampu memberikan dukungan Klasikal dan non klasikal sarana pembinaan sekaligus pendampingan pembinaan anak binaan..

Scene 35 (27m 14s)

[Audio] PEMETAAN SIKAP PERILAKU KEPEMIMPINAN DAN RENCANA STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI DIRI.

Scene 36 (27m 52s)

[Audio] MY ACTIONPLAN/ POTENTIAL ISSUES (BLINDSPOT TOO MUCH).

Scene 37 (28m 19s)

[Audio] . MY ACTIONPLAN/ POTENTIAL ISSUES (BLINDSPOT TOO MUCH).

Scene 38 (28m 40s)

[Audio] MY ACTIONPLAN/ POTENTIAL ISSUES (BLINDSPOT TOO MUCH.

Scene 39 (28m 57s)

[Audio] . CERTIFICATE OF COMPLETION THIS CERTIFICATE •S PROUD LY PRESENTED TO Jaka Prihatin,A.Md. Si 26 - 3DJanuari 2026 (A 35 NARENDRA NAROTAMA_ ST, WE KONSELOQ 'NOONESIA S.PSI. 'CAP.

Scene 40 (29m 9s)

[Audio] THANK YOU. YOU.. THANK YOU.. YOU..